Malam minggu di warung kopi.

Hei kamu, ayo minum segelas lagi.

Secangkir kopi belum cukup untuk menutup semua perih
Apalagi keingintahuan kita berdua tentang kisah terkini.
Hei kamu, ayo pesan segelas lagi.
Ayo lanjutkan basa-basi dan tawa-tiwi
Sebelum malam undur diri dan pagi datang kembali.
Ambil lagi sepotong kue kering ini,
Dan juga secuil curahan hati.
Ayolah, aku masih ingin lama disini,
Kalau bisa sampai pagi,
Atau salah satu dari kita mati dan tak punya pilihan selain pergi.
Mungkin sebentar lagi kamu harus mencari lagi,
Atau mungkin aku harus kembali menari,
Atau ada yang memaksa kita untuk lari,
Atau ada yang ingin berhenti menanti.
Ah sayang, tak perlu malu untuk tambah lagi,
Toh konter kopi tidak jauh dari sini.
Tak perlu lari, aku masih akan duduk di sini.
Atau kamu sudah bosan dan ingin pergi tanpa harus kembali?
Advertisements

One thought on “Malam minggu di warung kopi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s